1. PENGERTIAN KOLONISME DAN IMPERIALISME
Istilah kolonialisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu 'colonia'
yang artinya tanah atau pemukiman jajahan.
Menurut Abdurakhman dan Pradono dalam Explore Sejarah Indonesia
Jilid 2 (2018), kolonialisme adalah pengembangan kekuasaan suatu
negara melalui pembentukan pemukiman di luar wilayah negaranya.
Pemukiman baru yang dibentuk di luar wilayah tersebut kemudian
dinyatakan atau diklaim sebagai bagian dari wilayah negara penjajah. Dengan
kata lain, kolonialisme merupakan tindakan untuk menguasai suatu negara atau
wilayah lain.
Kolonialisme
umumnya dilakukan oleh negara-negara yang memiliki kekuatan militer yang kuat.
Contohnya seperti Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris. Negara-negara
tersebut berhasil menguasai negara-negara lainnya termasuk Indonesia.
Sementara itu, imperialisme berasal
dari kata 'impere' dalam bahasa Yunani yang artinya memerintah.
Imperialisme adalah bentuk yang lebih luas dari penjajahan di mana suatu negara
mencoba untuk memperluas pengaruh ekonomi, politik, atau budayanya atas
negara-negara lain.
Usaha memperluas pengaruh ini tidak harus menjadikan wilayah jajahannya
sebagai koloni. Seringkali negara imperialistik akan menggunakan berbagai alat
kekuasaan untuk mengendalikan negara-negara yang lebih lemah.
Alat kekuasaan yang dimaksud bisa berupa diplomasi, ekonomi, hingga
militer.
Berdasarkan penjabaran di atas, maka dapat diketahui bahwa perbedaan
antara kolonialisme dan imperialisme terlihat dari tingkat kontrol dan metode
penerapannya.
Imperialisme
dibagi menjadi 2 yaitu berdasarkan waktu dan tujuannya, yaitu:
a. Imperialisme berdasarkan waktunya
-
Imperialisme kuno, muncul sebelum revolusi industri di Inggris yang
terdorong oleh 3G yaitu Gold, Gospel dan Glory.
-
Imperialisme modern, muncul setelah revolusi industri. Terdorong karena
faktor ekonomi dan kebutuhan industri pada waktu itu.
b. Imperialisme berdasarkan tujuan
-
Imperialisme politik, untuk menguasai seluruh kehidupan politik suatu
negara
-
Imperialisme ekonomi, untuk menguasai sektor perekonomian negara lain
-
Imperialisme kebudayaan, untuk menguasai nilai-nilai kebudayaan suatu
negara
-
Imperialisme militer, untuk menguasai negara lain karena dianggap memiliki
wilayah strategis yang bisa memperkuat pertahanan
2. PERSAMAAN DAN PERBEDAAN
1) Persamaan:
Menguntungkan negara penguasa atau negara yang
melakukan kolonialisme dan imperialisme serta membuat negara tersebut makmur,
sedangkan negara yang menjadi korban menjadi sengsara
2) Perbedaan:
Dikutip dari Byjus, berikut ini
penjelasan perbedaan antara kolonialisme dan imperialisme:
|
Perbedaan |
Kolonialisme |
Imperialisme |
|
Metode
penerapannya |
Menguasai
suatu wilayah secara fisik |
Melakukan
kontrol secara langsung atau tidak langsung atas suatu wilayah agar dapat
mengikuti kebijakan dari negara jajahan |
|
Pengaruh
di sistem sosial |
Akan ada
perpindahan penduduk ke wilayah terjajah |
Tidak
selalu diikuti perpindahan penduduk di wilayah penjajah |
|
Sejarah
dimulainya |
Dimulai
sejak abad ke-15 oleh bangsa Eropa ke wilayah Asia dan Afrika |
Dimulai
sejak zaman kuno kekaisaran Romawi |
|
Tujuan |
Mengeksploitasi
sumber daya |
Memperluas
perbatasan dan memproyeksikan kekuatan |
3.
CONTOH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME
Mengenal kolonialisme dan
imperialisme membantu masyarakat modern memahami peristiwa sejarah kompleks
yang menjadi dasar pembentukan dunia saat ini.
Contoh kolonialisme dan
imperialisme bisa dilihat dari peristiwa sejarah yang pernah terjadi di dunia.
Dikutip dari Stanford
Encyclopedia of Philosophy berikut beberapa contoh kolonialisme dan
imperialisme yang ada di dunia:
1) Contoh
kolonialisme
o
Kolonialisme Belanda kepada Indonesia yang telah
berlangsung sejak 1800 hingga 1942.
o
Pengambilalihan India oleh Inggris pada tahun 1858
hingga 1947.
o
Kolonialisme Inggris ke Afrika di abad ke-19.
o
Peristiwa Prancis membangun koloni dan pemerintahan
baru di Afrika pada 1850.
2) Contoh imperialisme
o
Ekspansi dan kontrol Kekaisaran Romawi ke berbagai
wilayah di benua Eropa.
o
Imperialisme Bangsa Mongol dalam menaklukan berbagai
kerajaan di berbagai belahan dunia pada abad ke-14.
o
Dominasi Tiongkok atas sektor perdagangan Vietnam di
tahun 111 SM hingga 983 M.
o
Prancis mengontrol Vietnam pada paruh akhir tahun 1800-an.


